Wahai wanita yang lembut hatinya!
Maaf… karena selalu membuat kamu marah
Maaf… karena selalu membuat kamu benci sama aku
Maaf… atas semua kepedihan yang aku timbulkan
Maaf… karena selalu membuat kamu ngalah dalam segala hal
Maaf… karena aku selalu keras kepala
Maaf… karena telah membuat kamu masuk ke dalam kehidupanku
Maaf… karena aku harus pergi ninggalin kamu…
Terima kasih… karena kamu telah membuat hari-hariku indah
Terima kasih… karena kamu telah memperlihatkan mata yang paling indah yang pernah kulihat
Terima kasih… karena kamu telah membuat aku memiliki semangat untuk hidup
Terima kasih… karena kamu selalu menganggap aku pintar
Terima kasih… karena kamu membuatku sadar bahwa kita harus berjuang untuk hidup dah bahwa hidup ini harus diarungi melalui semangat, perjuangan dan kemauan keras
Terima kasih… karena kamu memberikan kebahagiaan terbesar dalam hidupku
Terima kasih… karena kamu telah luar biasa sabar menghadapi aku
Karena telah mengajari aku untuk mendoakan agar orang yang aku cintai bahagia
Karena telah mengubah hidupku yang kosong
Karena telah menjadi satu-satunya orang yang bisa membuatku mengalah
Karena telah memberikan sesuatu yang selama ini nggak bisa aku kasih ke kamu
Karena telah menjadi wanita yang luar biasa dan nggak tertandingi yang pernah masuk dalam kehidupanku
Terima kasih… karena kamu telah menjadi bidadariku selama ini
Aku nggak akan kemana-mana…
friendster:sony_moklet@yahoo.com



Ass. Salam ukhuwah dari negeri seberang
Nice Website
Kalo butuh kitab-kitab turats silahkan mampir di blog saya. Ada buku-buku indonesianya juga lo. Sukron
iye iye
apik tong
hahaha
puisine itu loh
tulisanmu membuatku merinding le
seep bgt
Saat Bintang Menunjukkan cahayanya hati terasa hangat
Namun kenapa jiwa ini membeku bagaikan es
Walau raga ini terasa sehat namun tak dapat ku angkat
mungkinkah ini yang di namakan suatu pertanda…
Cahaya Bulan Purnama menyinari bumi
Namun ku hanya duduk Termenung di depan Jendela
saat ku topangkan dagu wajahmu membiasi warna cahaya bulan
Hingga saat ini q hanya dapat merasakan cahayamu saja…
Malam Berganti Pagi tak terasa ku terbaring
sinar mentari menghangatkan tubuh dan kulitku
bagaikan es yang mencair secara pelan
namun ku hanya menanti keajaiban datang padaku
humm?
bagus juga
alooowwhhh salam kenal…..
baca puisi ku juga yaa………..?/?
.salam kenal mas. . . ..
.waduch keren banget mas . . . . . .